Benteng Pertahanan Terakhir: Vaksinasi Yang Wajib Anda Lengkapi

Charitas Hospital Palembang
Foto Page Detail

Vaksinasi merupakan salah satu upaya pencegahan terhadap suatu penyakit infeksi mulai dari anak, dewasa, dan lansia. Vaksinasi dapat memberikan perlindungan seumur hidup, namun beberapa vaksin perlindungannya bersifat sementara sehingga pemberiannya perlu diulang.

Vaksinasi bekerja dengan menyuntikkan virus/bakteri yang telah dilemahkan ataupun sudah mati ke dalam tubuh yang telah diolah sedemikian rupa sehingga dapat merangsang sistem kekebalan tubuh untuk mengenali dan melawan virus atau bakteri penyebab penyakit. Apabila seseorang dengan sistem kekebalan tubuh yang sudah terbentuk terinfeksi penyakit yang sudah divaksin, gejala yang dialami akan lebih ringan ataupun tidak bergejala sama sekali.

Vaksinasi sendiri sering dikaitkan dengan anak-anak, tetapi orang dewasa juga perlu mendapatkan vaksinasi. Vaksinasi pada dewasa mampu meningkatkan kekebalan tubuh seseorang sehingga terlindung dari penyakit infeksi menular. Ada beberapa alasan dimana vaksinasi penting bagi orang dewasa:

  1. Kekebalan yang semakin menurun

Seiring bertambahnya usia, imunitas yang terbentuk karena pemberian vaksin sejak kecil bisa melemah, sehingga vaksinasi ulang diperlukan. Semakin bertambah usia juga menurunkan sistem kekebalan tubuh sehingga lebih mudah terinfeksi penyakit.

  1. Pencegahan dan perlindungan penyakit

Banyak orang dewasa terutama lansia mengalami penyakit yang berat dan membutuhkan perawatan intensif di rumah sakit karena penyakit menular yang sebenarnya dapat dicegah dengan vaksin. Dengan melakukan vaksinasi, Anda membantu memproteksi diri, menurunkan risiko terkena penyakit, dan terhindar dari komplikasi yang berat.

  1. Proteksi orang sekitar / Herd Immunity

Vaksinasi tidak hanya melindungi individu yang divaksinasi tetapi juga membantu mencegah penyebaran penyakit kepada kelompok rentan seperti bayi, orang lanjut usia, dan individu dengan sistem imun lemah. Semakin banyak orang yang divaksin pada suatu lingkungan tertentu, maka dapat terbentuk herd immunity. Herd immunity adalah ketika sebagian besar populasi kebal terhadap penyakit menular tertentu sehingga memberikan perlindungan secara tidak langsung terhadap orang yang tidak kebal terhadap penyakit menular tersebut.

  1. Perlindungan saat perjalanan

Beberapa vaksin diperlukan untuk memberikan perlindungan selama perjalanan ke negara tertentu, seperti vaksin yellow fever untuk bepergian ke Afrika dan Amerika Selatan ataupun vaksin meningitis saat naik haji.

  1. Menjaga produktivitas

Dengan melakukan vaksinasi dan terhindar dari penyakit maka anda akan memiliki lebih banyak waktu untuk keluarga, teman, pekerjaan, dan melakukan kegiatan favorit di waktu luang sehingga lebih produktif.

Sebelum dilakukan vaksinasi, pastikan tubuh dalam keadaan sehat. Kondisi tubuh yang sehat membuat antibodi bekerja lebih efektif dalam membentuk kekebalan tubuh. Setelah vaksinasi dilakukan, ada baiknya untuk tidak beraktivitas terlalu berat untuk sementara waktu untuk memberikan tubuh waktu memulihkan diri dan meminimalkan kemungkinan efek samping atau reaksi yang mungkin terjadi.

Berdasarkan panduan imunisasi dari perhimpunan ahli penyakit dalam indonesia, vaksinasi dewasa wajib yang perlu dilengkapi meliputi influenza, Td/Tdap, hepatitis B, pneumokokus, HPV (untuk HPV), MMR, Varisela (cacar air), tifoid, hepatitis A, dan meningitis.

Vaksin Utama & Rutin yang direkomendasikan untuk diberikan:

  1. Influenza: 

Diberikan 1 dosis setiap tahun untuk semua orang dewasa. Individu yang direkomendasikan terutama ibu hamil, orang dengan masalah kesehatan jangka panjang, dan orang di atas 65 tahun. Suntikan perlu dilakukan 1 tahun sekali karena virus influenza selalu bermutasi.

  1. Tetanus, Difteri, Pertusis (Td/Tdap)

Vaksin direkomendasikan untuk dilakukan 1 dosis booster setiap 10 tahun. Vaksin ini diwajibkan untuk orang-orang yang mempunyai gangguan pada sistem kekebalan tubuh. Bagi wanita hamil, vaksin Tdap dianjurkan pada trimester ketiga kehamilan untuk melindungi bayi dari pertusis setelah lahir.

  1. Hepatitis A dan B

Dianjurkan bagi semua orang dewasa. Untuk Vaksin hepatitis B diperlukan untuk cek HbsAg terlebih dahulu untuk menilai sudah terinfeksi atau belum. Vaksin hepatitis B dilakukan dengan 3 kali suntikan yaitu pada 0,1 dan 6 bulan. Pemberian vaksin hepatitis A diberikan sebanyak dua dosis, dengan jarak 6 bulan.

  1. Pneumokokus (PCV13/PPSV23)

Vaksin pneumokokus merupakan vaksin untuk mencegah penyakit akibat bakteri pneumokokus yang menyebabkan infeksi paru-paru (pneumonia). Vaksin ini sangat direkomensadikan pada usia 50 tahun ke atas atau orang yang memiliki komorbid. Ada 2 jenis vaksin pneumokok yang diberikan, yaitu: PVC13 (Pneumokokal Konjugat 13-valent), untuk semua orang berusia 50 tahun ke atas. PPSV23 (Pneumokokal Polisakarida), untuk semua orang berusia 60 tahun ke atas.

  1. HPV

Vaksin HPV diberikan untuk pencegahan infeksi human papillomavirus (HPV) yang dapat menyebabkan kanker serviks/kelamin. Vaksin HPV direkomendasikan untuk anak laki-laki dan perempuan pada usia 11 atau 12 tahun. Namun, wanita yang berusia di bawah 26 tahun dan pria yang belum berusia 21 tahun masih bisa mendapatkannya. Vaksin HPV tersedia dalam tiga dosis. Dosis kedua diberikan setelah 1-2 bulan setelah suntikan pertama dan dosis ketiga akan akan diberikan setelah 6 bulan.

Vaksin Tambahan yang pemberiannya tergantung situasi tertentu (Kondisional/Usia):

  1. MMR (Measles, Mumps, Rubella)

Melindungi dari campak, gondongan, dan rubella. Vaksin MMR sangat dianjurkan bagi tenaga kesehatan, pelancong, dan orang yang tinggal di lingkungan padat yang sedang terjadi wabah. Apabila sudah divaksin pada masa kanak-kanak, dosis MMR hanya perlu 1 kali saja. Namun bila belum pernah divaksin, dianjurkan 2 kali dosis.

  1. Varisela

Direkomendasiakn untuk orang dewasa yang belum pernah terkena cacar air saat masa kanak-kanak. Penyakit cacar air pada orang dewasa umunya lebih berat daripada anak-anak. Vaksin cacar air biasanya diberikan sebanyak 2 dosis dengan jarak 4–8 minggu. 

  1. Herpes zoster

Penyakit ini ditandai dengan munculnya bintil yang mirip seperti cacar air yang memeberikan sensasi gatal, terbakar, bahkan nyeri hebat. Vaksin ini direkomendasikan untuk pasien umur >50 tahun. Pemberian vaksin Herpes Zooster hanya perlu 1 kali saja

  1. Tifoid

Vaksin ini direkomendasikan untuk orang yang tinggal di area endemik, bekerja di bidang pengolahan makanan, atau akan melakukan perjalanan ke daerah dengan tingkat sanitasi rendah. Vaksin tifoid diberikan dengan pengulangan setiap 3 tahun.

  1. Meningitis Meningokokal

Wajib bagi calon jemaah haji/umrah. Diberikan sebanyak 1 dosis untuk 2 tahun. Vaksin ini tidak diberikan secara rutin tetapi hanya diwajibkan kepada calon jemaah haji/umrah dan calon pelancong ke negara-negara tertentu, sesuai ketentuan.

Beberapa jenis vaksin dapat mengakibatkan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI), mulai dari demam hingga nyeri dan kemerahan di area suntik. Apabila terjadi KIPI dengan gejala ringan, mengkonsumsi obat demam atau nyeri dapat mengurangi gejalanya.

Yang perlu diwaspadai adalah KIPI dengan gejala berat seperti sesak napas, demam tinggi, pembengkakan wajah, tekanan darah rendah, detak jantung tidak teratur, nyeri perut, mual ataupun sampai penurunan kesadaran. Apabila terjadi gejala yang disebutkan, jangan tunda untuk mengunjungi rumah sakit terdekat agar mendapatkan penanganan yang tepat.

Referensi

  • Adult immunization: Importance of Staying Up to Date with Vaccines. https://www.immunize.org/wp-content/uploads/catg.d/p4033.pdf. Diakses 1 Maret 2026
  • PAPDI (Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia). (2021). Jadwal Imunisasi Dewasa Rekomendasi Satgas Imunisasi Dewasa PAPDI 2021. Jakarta: Interna Publishing.
  • Impact of Immunosenescence on Vaccine Immune Responses and Countermeasures. https://www.mdpi.com/2076-393X/12/11/1289. Diakses 3 Maret 2026
  • 5 Reasons It Is Important for Adults to Get Vaccinated. https://www.cdc.gov/vaccines-adults/reasons/index.html. Diakses 3 Maret 2026
  • Satgas Imunisasi Dewasa PAPDI. (2023). Imunisasi Pada Dewasa. https://satgasimunisasipapdi.com. Diakses 1 Maret 2026

Jangan tunggu sakit untuk menyadari pentingnya perlindungan. Konsultasikan jadwal vaksinasi dewasa Anda dengan dokter hari ini dan pastikan imunitas Anda tetap optimal di segala usia!


Kembali
Charitas Mobile Care